ini lagu Rio yang baru :)
maaf kalo ada lirik yang salah dan semoga suka :)
Tak pernah kusadari ternyata dibening matamu
Terpancar kelembutan
Tak pernahku bayangkan dibalik getar suaramu
Tersimpan sikap bijak slalu
Bersama kita lewati hari
Suka dukapun kita lalui
Sahabat
Dalam sayangmu kutemukan kedamaian
Bersama kita lewati hari
Rasa seperjuangan kita
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagiaan
Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada
Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat
Bersama kita lewati hari
Suka duka pun kita lalui
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagian
Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada
Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat
Karna cintamu sahabat
Download disini
Tampilkan postingan dengan label Rio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rio. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 31 Agustus 2013
Minggu, 04 Agustus 2013
Rio tanding basket
hy2 :D
udah lama ya nggak ngerusuh diblog ini :D
oke ini ada beberapa foto pacar saya yang lagi tanding basket disekolahnya ;;) :D
semoga bermanfaat ya :)
photo's by : @riorio24
udah lama ya nggak ngerusuh diblog ini :D
oke ini ada beberapa foto pacar saya yang lagi tanding basket disekolahnya ;;) :D
semoga bermanfaat ya :)
photo's by : @riorio24
Minggu, 30 Juni 2013
Temani Aku by Riostevadit
ini lagu ciptaan Rio sendiri :)
semoga suka dan semoga Rio bisa rekaman dengan lagu ini O:)
Hari berlalu,bulan berlalu,tahun pun berlalu
Lambangkan segala rasa resah yang ada
Pada orang yang sama
Temani aku rasakan cinta
Hati resah...oow
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah....dimana
Atau hanya angan yang kan menyiksa
Meski perlahan tapi pasti...oh
Kujatuh cinta padamu
Temani aku rasakan cinta
Andai kau tau
ku memendam rasa
Tiada sulit dimengerti
Temani aku rasakan cinta
Hatiku reseh
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah dimana
Rasakan cinta
soundcloud
Download
semoga suka dan semoga Rio bisa rekaman dengan lagu ini O:)
Hari berlalu,bulan berlalu,tahun pun berlalu
Lambangkan segala rasa resah yang ada
Pada orang yang sama
Temani aku rasakan cinta
Hati resah...oow
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah....dimana
Atau hanya angan yang kan menyiksa
Meski perlahan tapi pasti...oh
Kujatuh cinta padamu
Temani aku rasakan cinta
Andai kau tau
ku memendam rasa
Tiada sulit dimengerti
Temani aku rasakan cinta
Hatiku reseh
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah dimana
Rasakan cinta
soundcloud
Download
Categories
Rio
Jumat, 29 Maret 2013
Ice Cream! (cerpen)
hy! :)
saya datang lagi membawa lagi2 cerpen! :D yang menurut saya lumayan lah gak tau kalo orang lain ya! :D
oke tanpa banyak basa basi dan banyak bacot langsung aja ya!
semoga suka! :)
saya datang lagi membawa lagi2 cerpen! :D yang menurut saya lumayan lah gak tau kalo orang lain ya! :D
oke tanpa banyak basa basi dan banyak bacot langsung aja ya!
semoga suka! :)
Hospital
Berbagai aktifitas telihat jelas
disalah satu rumah sakit terbesar di Bengkulu.tidak ada satu orangpun tidak
beraktifitas disana semua melalukan aktifitas mereka masing2.bau obat2 langsung
menyapa ketika masuk ke rumah sakit itu.lantai2 itu menampakan berbagai macam
jejak kaki.
Disalah satu kamar perawatan di
rumah sakit itu tampak sosok laki2 berbaju pasien dan dengan selang infus
ditangan sedang duduk diam diatas kasur perawatannya.memandangi sekitarnya
dengan bosan.tak ada satu orangpun yang ada dikamar itu kecuali dirinya
sendiri.”Tn.Mario Haling”itulah tulisan yang terdapat dipapan identitas
pasien.Rio merasa sangat bosan berada dikamar ini.ia ingin pulang tapi belum
diperbolehkan.sedangkan dikamar ini tidak ada satu orangpun yang bisa diajak
mengobrol.kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaan mereka masing2.teman2nya
sedang berada disekolah.Rio terdiam sejenak memikirkan sesuatu apa yang bisa membuat dia tidak bosan.sedetik
kemudian senyum tercetak diwajahnya.Rio bangkit dari posisi duduknya lalu turun
dari kasurnya perlahan ia mendorong tiang infus lalu keluar dari kamar
perawatanya.ketika sampai di luar kamar Rio mengeluarkan kepalanya terlebih
dahulu,memastikan bahwa tidak ada suster ataupun dokter yang memergokinnya keluar
kamar dan memaksanya untuk tetap berada di kamar yang membosankan itu.setelah
memastikan tidak ada suster ataupun dokter Rio mendurung pelan tiang infusnya
dan pergi ke taman rumah sakit.
Seorang perempuan duduk sendirian
di depan sebuah ruangan di rumah sakit.ia mulai kelihatan merasa bosan.beberapa
saat kemudian perempuan itu berdiri lalu pergi dari tempat itu.
Hospital garden
Rio
duduk merenung di salah satu kursi taman sambil memandangi seorang pasien yang sedang
bercengkrama dengan orang taunya.Rio terus
memandangi pasien itu dengan tatapan sedih.
“coba aja gw bisa kayak anak itu ya?!” ucap
Rio
“minimal papa atau gak mama!” ucap Rio
kembali
“ini nggak!malah sibuk sama kerjaannya!anak
sendiri yang sakit gak ditemenin!” ucap Rio kesal
Seorang peremuan menghampiri Rio
“boleh aku duduk di sini?” ucap perempuan
itu
Rio melihat perempuan itu sekilas lalu
mengangguk.perempuan itu pun duduk
“kayaknya kamu lagi bad mood ya?” ucap
perempuan itu kembali
Rio hanya diam
“kalo aku lagi bad mood biasanya aku makan
ice cream!”
“.........”
“mau ice cream gak?kebetulan aku masih punya
ice cream!belum dimakan kok masih utuh!”
Lalu perempuan itu memberikan ice creamnya
kepada Rio.Rio melihat ice cream itu.
“buat aku?” ucap Rio menunjukan ke arah
dirinya
“iya!lagian juga aku udah makan kok!jadi
ambil aja!” ujar perempuan itu tersenyum
Perlahan Rio mengambil ice cream itu lalu tersenyum kearah perempuan
itu
“makasih!”
“Sama2!semoga aja mood kamu balik lagi ya?”
Rio pun memakan ice cream itu
“Rin!” panggil seseorang
Rio dan perempuan itu menoleh
“ayo,dokter Alvin sudah
menunggu!pemeriksaanya mau dimulai!” ujara seorang laki2 dewasa
“iya pa bentar!” saut perempuan itu kepada orang yang
ternyata sang ayah
“aku pergi dulu ya?ice creamnya abisin biar gak bad mood
lagi oke!” ucap perempuan itu pada Rio
Rio hanya mengangguk.perempuan itu pergi menuju sang
ayah.dirangkulnya perempuan itu oleh sang ayah.ketika berjalan perempuan itu
melihat kearah Rio dan tersenyum.Rio membalasnya.
**************************************************************
Beberapa hari kemudian
Rio
hari ini sudah diperbolehkan pulang oleh dokter.seperti biasa dikamar
perawatannya cuman ada Rio seorang.papanya sibuk mengurus administrasi
sedangkan mamanya menunggu di rumah.Rio
sudah berganti pakaian sekarang yang semula baju rumah sakit kini berganti dangan
bajunya sendiri.barang2nya pun sudah tertata rapi diatas sofa dan siap untuk
segera dibawa pulang.tak ada lagi selang infus yang tertancap dipunggung
tangannya.rasa bosan itu hinggap kembali membuat tubuh itu bergerak kesana
kemari.tak ada yang bisa dilakukan Rio selain mondar-mandir tak jelas dan
menatap sekelilingnya saja.akhirnya Rio memutuskan untuk keluar dan pergi
ketaman rumah sakit.
Hospital garden
Rio
duduk diam di salah satu kursi.ia memandangi sekelilingnya.entah mengapa ia tak
bosan berada di tempat ini meskipun sendirian.sesekali senyum tercetak ketika
melihat beberapa anak kecil sedang bermain di taman ini.
“bad mood lagi?” ucap seseorang
Rio menoleh kesumber suara.tampak perempuan yang beberapa hari lalu memberikan ice cream kepada Rio
tersenyum kearahnya.
“eh kamu!” ucap Rio tersenyum
“hy!” ucap perempuan itu duduk disamping Rio
“hy juga!nggak kok!”
“terus ngapain disini sendirian?mau aku kasih ice cream
lagi?”
“emang kamu ada ice cream?”
“nggak!hehehe :D”
Rio tertawa kecil
“aku cuman mau nikmati hari terakhirku di taman ini!”
“kamu mau pulang ya?”
“iya!dokter udah ngizinin aku pulang!kamu kapan pulangnya?”
“nggak tau kapan!mungkin masih lama!”
Rio dan peremuan itu pun diam
“eh dari pertama kali kita ketemu kita belum kenalan loh!”
“oh iya ya!aduh sampe
lupa!”
“Rio!”
“aku Ririn!”
“wah nama kita sama ya!RI,apa kita jodoh ya? :D*amin amin
amin!!!! :D*”
“hahahaha :D!apaan sih?!*padahal aminin tuh! :D*”
mereka berdua pun larut dalam
obrolan seru.sesekali obrolan mereka diselingi dengan tawa.sepertinya Rio mulai
cocok dengan perempuan ini.ditengah obrolan seru mereka tiba2 ponsel Rio
berbunyi dan terlihat dilayar ponselnya terdapat tulisan “papa” dengan malasnya
Rio mengangkat panggilan itu
“hallo!” ucap Rio
“kamu dimana?” ucap sang ayah disebrang sana
“di taman rumah sakit!”
“Ngapain disana?cepat kembali kekamar!kita mau pulang nih!”
“iya!aku kesana!”
Tanpa menunggu jawaban sang ayah Rio langsung memutuskan
panggilan itu!
“Siapa?” ucap Ririn
“papaku!dia nyuruh aku balik kekamar katanya mau pulang!”
ucap Rio berdiri
“owh gitu!”
“ya udah aku pergi ya!”
“iya ati2 ya!”
“oke!”
Ketika ingin melangkah Rio teringat sesuatu yang membuat
langkanya terhenti.
“oya boleh minta nomor hpmu gak?!
“buat apa?”
“buat ngantri beras :D!ya buat kontak lah!”
“owh hehehe :D! Sini hpmu!”
Rio memberikan ponsenya lalu Ririn menekan beberapa
nomor.setelah selesai ia berikan ponsel itu kepada pemiliknya
“sip!nanti aku telpon ya?!”
Ririn hanya mengangguk
“oya!semoga cepat sembuh dan cepat pulang ya!”
Ririn hanya tersenyum simpul mendengar ucapan Rio barusan
***********************************************************
Sejak
saat itu Rio dan Ririn menjadi dekat.Rio sering mengunjungi Ririn di rumah
sakit.sebenarnya Rio heran kenapa Ririn selalu masuk rumah sakit dan apa
penyakit yang di deritanya hingga selalu masuk rumah sakit.suatu saat Rio
pernah mencoba bertanya pada Ririn penyakit apa yang dideritanya Ririn menjawab
sembari tersenyum”suatu saat nanti kamu pasti tau!”setelah itu Rio diam dan
tidak pernah bertanya pertanyaan yang sama lagi.
********************************************************
Room Dr.Alvin
Tampak
2 orang laki2 sedang duduk berhadapan.yang satu memakai jas berwarna hitam dan
yang satu memakain jas berwarna putih.Gabriel dan Alvin membicarakan sesuatu
yang bisa ditebak dari raut wajah mereka.raut keseriusan.
“bagaimana?” ucap Gabriel tak sabar
Alvin menghembuskan nafasnya berat.lalu menggelengkan
kepalanya pelan.
“tubuhnya sudah terlalu lemah untuk menghadapi kanker itu!”
ujar Alvin
Gabriel tertunduk.tak rasa air mata itupun jatuh.
“maaf Yel aku tidak bisa membantu banyak!kanker itu semakin
kuat sedangkan tubuhnya semakin lemah!”
“tak apa!dari dulu aku sudah diberitahukan hal ini
kan!ketika kanker itu semakin kuat sedangkan tubuh anakku semakin lemah aku
harus ikhlas dengan semua yang akan terjadi walau hatiku tak pernah rela!”
“kamu harus kuat Yel!didepan anakmu kamu tidak boleh
sedih!anakmu butuh kekuatan dari ayahnya!”
Air mata Gabriel terus meluncur bebas dari kelopak matanya.
“aku yakin semua ini adalah yang terbaik dari Tuhan untuk
anakmu!”
“iya!terima kasih Vin kamu sudah berusaha keras untuk
mengobati anakku!”
“iya sama2!aku sudah menganggap anakmu sebagai anakku
sendiri!”
Gabriel menghapus air matanya lalu berpamitan kepada Alvin dan pergi dari ruangan Alvin.Alvin menatap punggung kokoh itu dengan tatapan sedih sampai akhirnya punggung kokoh itu pun menghilang di balik pintu.
Gabriel menghapus air matanya lalu berpamitan kepada Alvin dan pergi dari ruangan Alvin.Alvin menatap punggung kokoh itu dengan tatapan sedih sampai akhirnya punggung kokoh itu pun menghilang di balik pintu.
**********************************************************
Rio’s home
Rio
duduk dibalkon rumahnya sambil menikmati
sekotak ice cream.ia sedang kesal dengan sang ayah karena ayahnya sudah
berjanji hari ini akan mengantarkannya membeli gitar baru tapi sekali lagi
karena kesibukannya janji itu akhirnya dibatalkan.ketika sedang asik menikmati
ice creamnya ponsel Rio yang ada diatas meja berbunyi Rio pun langsung
mengambil ponselnya lalu melihat nama yang ada dilayar terdapat nama”mrs.ice
cream_Ririn”Rio meletakan ice creamnya lalu mengangkat panggilan itu
“hallo!ada apa Rin?” ucap Rio
“kamu bisa bawain ice cream untuk aku?” ucap Ririn
“oh bisa kok!kamu masih di rumah sakit kan?”
“iya aku masih ada di rumah sakit!”
“oke!20 menitan lagi aku sampai ya?’
“iya makasih ya Ri :)!”
“oke ;) bye!
“bye!”
Setelah
panggilan itu putus Rio langung mengambil kunci mobilnya lalu pergi tidak lupa
Rio berhenti di sebuah mini market untuk membeli 2 kotak kecil ice cream.ketika
sampai di rumah sakit,Rio langsung bergegas ke kamar perawatan Ririn.
“Ririn ini aku ud.....!” ucap Rio terhenti ketika melihat
tak ada siapapun disana
“loh Ririn kemana?”
“Ririn?!”
Tak ada jawaban
“gw telpon aja kali ya?!”
Lalu Rio mengeluarkam ponselnya dari saku celananya.ia
menekan tombol 2 untuk mengubungkannya ke orang yang dituju.
“kamu di mana?aku cari di kamar kamu gak ada?”
“aku di taman!ditempat duduk pertama kali kita ketemu!”
“oke!aku kesana jangan kemana-mana ya!”
Rio langsung keluar dari kamar
perawatan itu lalu pergi ke taman rumah sakit.sesampainya di taman Rio langsung
melihat ke arah salah satu tempat duduk di taman itu.tampak seorang perempuan
berbaju rumah sakit sedang duduk membelakangi Rio.Rio langsung menghampiri
tempat duduk itu.
“Ririn?!” panggil Rio duduk di samping Ririn
Ririn pun menoleh ke arah Rio.tampak raut wajahnya
pucat.Ririn tersenyum.
“kok muka kamu pucat sih Rin?!kamu masih sakit?!” ucap Rio
sedikit panik
“aku gak papa kok!” ucap Ririn tersenyum
“beneran?”
“iya Rio!aku nggak papa!”
“ya udah deh!nih ice creamnya!”
Rio memberikan satu kotak kecil ice cream pada Ririn dan
satunya lagi untuk dirinya sendiri.
“makasih! :)”
“iya sama2! :)”
Mereka memakan ice cream mereka
masing2.sesekali mereka bercengkrama sambil tertawa.sesaat kemudian Ririn
merasakan tubuhnya semakin lemas.ia lantas menjatuhkan kepalanya ke pundak
Rio.Rio yang merasakan berat dipundaknya langsung melihat kepundaknya.
“kamu kenapa Rin?” ucap Rio
“nggak papa!aku boleh pinjam pundak kamu kan?” ucap Ririn
dengan suara yang semakin mengecil
“ya boleh lah!” ucap Rio tersenyum
Cukup
lama Rio biarkan pundaknya dipinjam Ririn dan tak ada satu katapun yang keluar
dari mulut mereka.Rio masih sibuk memakan ice creamnya sedangkan
Ririn........tanpa Rio sadari nafas Ririn mulai tak teratur,dadanya sesak.kepalanya
pusing,dan darah segar keluar dari hidungnya.perlahan mata itu tertutup seiring
dengan jatuhnya kotak ice cream yang ada ditangannya.Rio yang melihat kotak ice
cream itu tiba2 jatuh heran.
“loh,kok ice creamnya di jatuhin sih?”
“......”
“Rin?!Ririn?!”
“......”
Rio yang merasa panggilannya tak
dijawab segera mengangkat pelan kepala Ririn dari pundaknya.betapa kagetnya Rio
ketika melihat darah segar keluar dari hidung Ririn.
“ya Tuhan Ririn!” ujap Rio memukul pelan pipi Riri
Berulangkali Rio lakukan hal yang sama tapi hasilnya nihil.Rio langsung mengangkat tubuh itu masuk ke dalam rumah sakit.
Berulangkali Rio lakukan hal yang sama tapi hasilnya nihil.Rio langsung mengangkat tubuh itu masuk ke dalam rumah sakit.
*************************************************************
Pemakaman umum
Semua
orang sudah berlalu dari tempat itu hanya ada 2 orang laki2 yang berpakaian
serba hitam di sana.Gabriel menghampiri Rio yang berdiri mematung di samping
gundukan tanah yang masih basah.
“kamu yang bernama Rio?” “ucap Gabriel yang sudah berada di
samping Rio
Rio melihat ke arah Gabriel sebentar lalu menggangguk.
“saya Gabriel papanya Ririn*cielah! :D*”
“Ririn banyak cerita tentang kamu!dia bilang kamu teman baru
tapi seperti teman lama untuk dia!”
“dia bilang kamu juga suka ice cream sama seperti dia!”
Gabriel menarik nafas sebelum memulai kata2nya kembali
“dia selama ini mengidap penyakit kanker darah sejak dia
kahir!”
Rio langsung menoleh kearah Gabriel .ia begitu terkejut
mendengar kalimat Gabriel barusan.
“setiap hari dia harus selalu minum obat yang saya tau pasti
menyakitkan untuk dia!”
“setiap minggu tubuhnya selalu menahan rasa sakit ketika
obat2 kemo itu masuk ke dalam tubuhnya!”
“ditambah lagi dengan fonis dokter tentang hidupnya!”
Mereka terdiam tak ada satu
katapun keluar dari mulut mereka.Gabriel menghapus air matanya yang jatuh
sedangkan Rio masih setia dengan sikap diam dan mematungnya.
“kenapa dia gak pernah kasih tau saya om?” ucap Rio yang
mulai bersuara.
Gabriel tersenyum tipis sambil melihat gundukan tanah itu.
“alasannya sederhana!kasihan!” ucap Gabriel terus menatap
gundukan tanah itu
“dia tidak mau orang lain berteman dengan dia cuman karena
kasihan dia sakit!dia mau orang lain berteman dengan dia karena atas dasar
pertemanan bukan yang lain!dan dia juga tidak mau melihat kamu sedih dengan
penyakitnya!”
“saya bukan teman yang baik untuk dia om!saya teman yang
jahat!”
“kamu salah!kamu adalah teman terbaik dia!saya tau kamu
adalah sumber semangat dia!setiap dia cerita tentang kamu wajahnya selalu
menampakan kebahagiaan dan antusiasnya sangat luar biasa!setiap kali dia tidak
mau minum obat ketika saya bilang nama Rio akhirnya dia mau!apakah itu teman
yang jahat?”
Sekali lagi Rio hanya diam
“tanpa kamu sadari kamu sudah memberikan kebahagiaan yang
luar biasa untuk dia!”
“terima kasih kamu telah menjadi teman terbaik untuk
Ririn.terima kasih kamu telah menjadi penyemangat dia.dan terima kasih kamu
telah menjadi orang terpenting yang ada di saat2 terakhir dia!”
Gabriel menepuk pelan pundak Rio lalu meninggalkan Rio yang
masih tetap dengan posisi mematung.
Sesaat
kemudian Rio bersimpu dihadapan gundukan tanah itu.air mata itu pun akhirnya
tak tahan lagi untuk segera keluar.dengan kepala tertunduk air mata yang sedari
tadi coba ditahan Rio akhirnya jatuh tepat diatas gundukan tanah itu.bersamaan
dengan itu hujan turun seakan mengerti
perasaan Rio dan ikut menangis bersama Rio.
“maaf!” ujar Rio terpejam dan air mata itu terus mengalir
Beberapa saat kemudian
bumi telah berhenti menumpahkan air matanya.Rio masih terdiam disamping gundukan tanah itu dengan baju yang basah.kini air matanya sudah berhenti.Rio memegang nisan yang di depannya sambil menatapnya.
bumi telah berhenti menumpahkan air matanya.Rio masih terdiam disamping gundukan tanah itu dengan baju yang basah.kini air matanya sudah berhenti.Rio memegang nisan yang di depannya sambil menatapnya.
“aku janji aku akan ke sini untuk kamu!kamu nggak akan aku
lupain sampai kapan pun!” ucap Rio lalu berdiri dan melangkah pergi dari sana
_END_
alhamdulillah selesai juga! :D
thank you for reading my story :)
and see you next time! :)
bye muahhhhhhhh! :*
alhamdulillah selesai juga! :D
thank you for reading my story :)
and see you next time! :)
bye muahhhhhhhh! :*
Kamis, 20 Desember 2012
Biodata Rio IC
nama lengkap : Mario Stevano Aditya Haling
nama panggilan : Rio
tempat tanggal lahir : Manado,24 oktober 1997
Agama : kristen protestan
anak ke : 2 dari 2 bersaudara
nama ibu : Amanda Kasengke
nama ayah : Zeth Haling
nama saudara : Marcel Ariyo Wibowo Haling
sifat : baik,jail,manja,lebay tapi lucu
hoby : menyanyi,bermain gitar,berenang,bermain basket,dan baca komik
cita2 : penyanyi
idola : Jason Mraz,Westlife,Debo IC 2,Agni IC 2,dan Bisma sm*sh
sahabat terbaik di IC : Alvin
makanan fav : tinutuan(bubur manado),chitato,kue sus,dan kfc
minuman fav : ice cream dan ultra milk
buah fav : anggur
warna fav : kuning
komik fav : bleach
angka fav : 2,4,11
binatang fav : singa
pelajaran fav : semua pelajaran kecuali b.inggris
binatang peliharaan : anjing(Chow-Chow) dan kura2
binatang yang ditakuti : kecoa
nama panggilan : Rio
tempat tanggal lahir : Manado,24 oktober 1997
Agama : kristen protestan
anak ke : 2 dari 2 bersaudara
nama ibu : Amanda Kasengke
nama ayah : Zeth Haling
nama saudara : Marcel Ariyo Wibowo Haling
sifat : baik,jail,manja,lebay tapi lucu
hoby : menyanyi,bermain gitar,berenang,bermain basket,dan baca komik
cita2 : penyanyi
idola : Jason Mraz,Westlife,Debo IC 2,Agni IC 2,dan Bisma sm*sh
sahabat terbaik di IC : Alvin
makanan fav : tinutuan(bubur manado),chitato,kue sus,dan kfc
minuman fav : ice cream dan ultra milk
buah fav : anggur
warna fav : kuning
komik fav : bleach
angka fav : 2,4,11
binatang fav : singa
pelajaran fav : semua pelajaran kecuali b.inggris
binatang peliharaan : anjing(Chow-Chow) dan kura2
binatang yang ditakuti : kecoa
DARE TO BE RISE
Categories
Rio
Rabu, 31 Oktober 2012
Maafkan Aku(cerpen)
hy saya datang lagi hohohoho :D
kali ini saya mau posting cerpen yang sempat terbengkalai akibat penyakit males saya kambuh lagi.
yang ini gak pakai part nggak seru!
oke langsung aja ya!
selamat membaca :)
BISMILAH
Hy namaku Alyssa saufika umari kalian cukup
memanggilku dengan sebutan Ify.aku bersekolah di SMA Idola.aku duduk di kelas XI.aku mempunyai sahabat2
yang super duper gokil yaitu Sivia,Shilla dan Angel.mereka sekelas denganku dan
juga rumah mereka berdekatan dengan rumahku.segitu dulu ya info tentang
kehidupanku.,kalo mau lebih jelas ikuti kisahku ya :)
**************************************************************************
SMA Idola
Aku berjalan di koridor sendirian kebetulan
hari ini aku gak bareng ama Sivia,Shilla dan Angel karena aku kesiangan dan
ditinggal deh ama mereka!sahabat macam apa itu?!sahabat sendiri ditinggal!tapi
sudahlah!
Ketika aku berjalan ada seseorang yang
memanggilku dan ternyata itu adalah Debo.dia cowok yang aku suka tapi gak tau
deh dia suka atau gak sama aku!
“ hy,Ify!” sapanya kepadaku sambil tersenyum
manis
Itu lah salah satu yang aku suka dari dia
murah senyum
“hy juga,Debo!” sapaku kembali
“gak bareng ama sahabat2mu?” tanya Debo lembut
“nggak” jawabku santai
“kenapa?” tanyanya lagi
“ mereka ninggalin aku!karena aku telat
bangun! “ jawabku lagi
“owh!ke kelas bareng aku yuk!” tawarnya
“boleh!yuk!” ucapku
Tanpa aku sadari aku pegangan tangan dengan Debo.
*********************************************************************
Kelas X 2
Ketika aku sampai di kelas semua orang
menyorakiku termasuk sahabat2ku
“ehm.......ehm.....ehm......!ada yang
pegangan tangan tuh!” celetuk Shilla
Saat aku mendengar celetukan Shilla tadi.aku
baru sadar kalo aku dari tadi pegangan tangan sama Debo.setelah itu aku langsung melepas pegangan
tanganku.
“udah jadian,Fy?” tanya Angel
“ nggak kok!sapa juga yang jadian!” jawabku
sedikit gugup
“wah,liat tuh!mukanya Ify ama Debo merah!”
celetuk Sivia
“iya tuh!cie......cie......!” goda
Shilla
“apaan sih!” ucapku tertunduk
Setelah itu aku dan Debo langsung pergi ke
tempat duduk masing2
****************************************************************************
Pulang sekolah
Bel pulang sekolah telah berbunyi aku dan sahabat2ku
berjalan dikoridor untuk pulang
“Ify!” panggil seseorang yang tenyata itu
adalah Debo
“eh,Debo!ada apa?” tanyaku pada Debo
“mau pulang bareng gak?” tawarnya
“tapi temen2ku gimana?” tanyaku
“udah mereka biar ama kita aja!” ucap Gabriel-sahabatnya Debo sekaligus
pacarnya Sivia-
“iya!kita juga gak ada yang nebeng kok!” ujar
Rio-sahabat
Debo juga-
“iya!” seru Kiki-sahabat Debo yang lain-
Aku menelihat kearah sahabat2ku.sahabat2ku
hanya mengangguk
“iya deh!aku pulang sama Debo!” ucapku
“ayok!” ajak Debo yang langsung menarik
tanganku
“ayok pulang sayang!” ajak Gabriel pada Sivia
“ayok pulang!” ucap Rio dan Kiki serentak
kepada Shilla dan Angel
Shilla dan Angel hanya mengangguk
****************************************************************
Di parkiran
Debo memberikan helmnya kepadaku aku langsung
memakai helm itu dan langsung naik ke motor warna merah milik Debo.
“gak pulang dulu,gak papa kan?” ujar Debo
Aku hanya menaikkan ke dua alisku tanda”tak
mengerti”.Debo hanya diam dan langsung melajukan motornya membuat aku harus
memeluknya.
“kita mau kemana sih?” tanyaku penasaran
“udah ikut aja!bentar lagi nyampek kok!aku gak
bakalan ngapain2 kamu!” jawab Debo mantap
****************************************************************
Di sebuah taman
Aku dan Debo telah sampai di sebuah taman yang
belum perna aku jumpai sebelumnya.di sini pemandangannya indah sekali!aku
berfikir”ternyata masih ada tempat seindah ini di jakarta!”
“duduk di situ yuk!” ajak Debo
“yuk!” ucapku
Kami pun duduk di sebuah kursi yang telah
tersedia
“indah banget ya pemandanyannya!” ucapku kagum
“iya” ucap Debo singkat
Seketika Debo berlutut di hadapanku sambil
memegang bunga.aku hanya terdiam dan kebingungan tak tau apa yang sedang
dilakukan Debo.
“Fy,dari pertama aku ngeliat kamu aku udah
suka sama kamu!kamu mau gak jadi pacar aku?” tembak Debo
Aku shok.jadi selama ini Debo juga suka sama
aku!
Aku memegang bahu Debo untuk menyuruhnya
segera berdiri.setelah Debo berdiri aku langsung memeluknya.
“aku sayang sama kamu,De!” ucapku
“jadi kamu terima aku donk?!” ucap Debo
Aku hanya mengangguk
“makasih ya,Fy!aku sayang banget sama
kamu!Love you,Fy!” ucap Debo gembira
“iya,De!aku juga sayang banget sama kamu!Love
you too,De”
seruku
“ini bunga buat aku kan?” tanyaku sambil
merebut bunga dari tangan Debo
“iya!itu buat kamu kok!” jawab Debo sambil
tersenyum manis
“wangi ya!” seruku sambil mencium bunga itu
“iya sama kayak aku kan!wangi!” seru Debo PD
“gak ah!kamu tuh gak wangi!kamu tuh bauk!”
candaku
Debo hanya memanyunkan bibirnya
“aduh!aak ganteng jangan ngambek donk!” bujukku
“aku gak ngambek kok!Cuma kesel aja!” ajar
Debo
“yeh!itu mah sama aja atuh!” ucapku
“udah deh!kita pulang yuk!udah mau sore nih!”
ajak Debo
“yuk!” seruku
***********************************************************
Keesokan harinya
Aku terus menelpon Debo tapi gak diangkat.aku
jadi khawatir sms gak di balas telpon gak diangkat.
“aduh!gak diangkat lagi!” ucapku khawatir
“coba lagi deh!” ujarku
“malah dimatiin!” keluhku
“kamu kemana sih,Debo?aku tuh kangen sama kamu!” kataku sambil
menatap luar jendela
“hy!” seru Sivia membuatku kaget
“eh,kamu Vi!” jawabku datar
“kamu kenapa sih,Fy?” tanya Sivia
“aku kangen ama Debo!” jawabku
“yaelah!baru aja tadi pagi gak ketemu!telpon
aja” ujar Sivia
“udah ku telpon tapi gak diangkat!aku sms juga
gak di balas!” ucapku lesu
“mungkin dia ada kesibukan kali!” ucap Sivia
“mungkin!aku takut dia mainin aku!” ujarku
“eh,jangan berfikir kayak gitu!walaupun Debo
itu terkenal di sekolah and
banyak yang suka ama dia tapi dia bukan cowok playboy kok!” ucap Sivia
“semoga apa yang kamu bilang bener ya?!”
ucapku menatap Sivia
“ amin....dari pada bete di rumah mending kita
ke mall!mau gak?” ajak Sivia
“boleh juga tuh!” ucapku
*********************************************************
Di mall
Aku dan Sivia sudah sampai di mall.kami
memasuki satu persatu toko yang ada di mall itu.ketika aku dan Sivia melewati
salah satu restoran,aku melihat seseorang yang tak asing lagi dan aku yakin itu
adalah Debo.
“i.......itu!!!!!” ucapku sambil menunjuk ke
restoran itu
“ada apaan sih,Fy?” tanya Sivia heran melihat
tingkahku
“i......itu Debo kan?” ucapku terbatah2
“mana?” tanya Sivia
“itu!yang lagi makan sama cewek!” jawabku
“wah,iya!” ujar Sivia
“aku samperin dia!” ucapku dengan emosi yang
mulai memuncak
“eh,eh jangan,Fy!” cegah Sivia
“kenapa,Vi?aku mau nyamperin dia!” tanyaku
“ya mungkin aja itu adek atau kakaknya!” ucap
Sivia
“dia gak punya kakak atau adek!” ucapku emosi
“ya mungkin itu sepupunya!” ucap Sivia kembali
“dia gak punya sepupu cewek!” ujarku kesal
Aku pun langsung menuju restoran itu.
“aku harus kasih tau Shilla ama Angel nih!”
ucap Sivia mengeluarkan hpnya
“Ify tunggu!” teriak Sivia yang langsung
mengejarku
Ketika aku sampai di restoran itu aku langsung
memukul meja dan membuat Debo dan cewek itu kaget.
“bagus ya telpon gak di angkat sms gak di
balas jadi sama cewek lain!baru sehari jadian udah kayak gini!giman udah
bertahun2 hah?!” ucapku panjang lebar
“Ify aku bisa jelasin semuanya!” ucap Debo
kaget
“gak ada yang perlu di jelasin lagi!semua ini
udah jelas!mulai sekarang kita putus dan gak ada hubungan apa2 lagi!” ucapku marah
“dan
satu lagi aku kecewa dan benci sama kamu!” ucapku lalu mendaratkan tanganku di pipi Debo
dengan kasar.setelah itu aku langsung pergi dari tempat itu
“eh,Ify tunggu!” teriak Sivia yang melihat
sekilas ke arah Debo dan langsung mengejarku
“IFY ,IFY!!!!!!” teriak Debo
Aku mendengar teriakan itu tapi aku terus
berlari.aku terduduk di sudut mall aku tak tau lagi harus lari kemana.aku sudah lelah
“bodoh banget sih aku percaya apa kata
dia!kenapa aku harus suka sih sama dia!?aku benci Debo*aduh jangan benci sama Debo donk Fy! :(*!” seruku sambil menangis
“Ify!” panggil Sivia
“Sivia!hiks......hiks......hiks!” ucapku dan
langsung memeluk Sivia
“sabar ya,Fy!” ucap Sivia sambil mengelus
pungguku
“aku gak abis pikir ama dia!dia tega gituin
aku!” ujarku sambil terus menangis
“udah,udah!” ucap Sivia menenangkanku
“aku mau pulang!” ucapku sambil melepas
pelukanku
“ya udah,di depan ada Shilla dan Angel” ujar
Sivia
Aku segera berdiri yang di bantu oleh Sivia
karena aku tak bisa berdiri lagi.semuanya lemas
***********************************************************************
Keesokan harinya
Aku berjalan menuju kelasku dengan muka yang
murung dan mata yang agak bengkak karena semalaman menangis.
Saat aku berjalan ada yang memanggil dan
memegang tanganku.aku menoleh ke si pemilik tangan itu dan ternyata adalah
Debo.
“Ify tolong dengerin aku dulu!” ucap Debo
sambil terus memegang tanganku
“gak ada yang perlu didengar lagi!” ujarku
sambil terus berusaha melepas genggaman Debo
“tapi........!” ucap Debo yang terpotong oleh
bunyi bel
“aku mau masuk!” ujarku melepas genggaman Debo
“akhhhhhhhhh!” ujar Debo kesal
Kelas X 2
“gimana bro?” tanya Gabriel
Debo hanya menggeleng
“sabar ya.....kan masih ada jam istirahat”
ucap Rio menepuk pundak Debo
“iya.....mudah2an nanti berhasil ya!” hidur
Kiki
Pelajaran pun di mulai aku sama sekali tak
bisa berkonsenterasi aku terus saja melamun yang ku lamunkan siapa lagi kalo
bukan Debo.aku tersadar dari lamunanku.
“Ify kamu gak boleh kayak gini!kamu harus fokus sama
pelajaran!harus Ify!” ucapku pada diriku sendiri
******************************************************************************
Istirahat
Bel istirahat telah berbunyi semua anak
berhamburan keluar dari kelas.sebagian siswa masih berada di dalam kelas
termasuk aku dan sahabat2ku.Debo mendekatiku aku langsung berdiri dan ingin
pergi dari kelas
tapi lagi2 tanganku di pegang oleh Debo
“Ify,tolong dengarin aku dulu!” ucap Debo
sambil terus memegang tanganku
“lepasin aku ANDRYOS ARYANTO!” ucapku kesal
“aku gak akan lepasin kamu ALYSSA SAUFIKA
UMARI!sebelum kamu dengerin aku!” ujar Debo
“terserah deh!” ucapku pasrah
“cewek kemarin itu sahabat aku!dia tuh bukan
cewek aku,Fy!” jelas Debo
“oya?masa?sepengetahuan aku kamu gak punya
sahabat cewek tuh!” ujarku ketus
“nggak Ify!!!!dia itu
sahabat aku waktu di bandung dan di sini Cuma mau….”
“mau ngerebut kamu
dari aku dan semua itu udah terwujud!”
“NGGAK IFY!!!! ikut
aku”
Debo menarik tanganku
pergi keluar kelas aku berusaha sekuat tenaga untuk lepaskan tanganku dari Debo
“kita mau kemana
sih?sebentar lagi bel masuk!”
Debo memberi isarat kepada
Rio Gabriel dan Kiki yang di ikutin oleh anggukan ke3nya
“heh?!lo taukan apa
artinya…” ucap Gabriel menatap Patton-ketua kelas X 2-sambil memukul meja
“iya tau2” ucap Patton
sang ketua kelas gugup
“bagus!kalo sampai gak
dikasih tau gak ada jalan pulang buat lo!” ujar Rio*wes sadis banget sih yo!
:D* tajam dan diikuti anggukan Gabriel dan Kiki
“aduh!Ify mau dibawa
kemana sih?” ucap Sivia cemas
“udah tenang aja!Debo
Cuma mau ngasih penjelasan sama Ify” ucap Gabriel
****************************************************************************
Café pelangi*hahahaha
:D lucu amat tuh nama café :D*
Debo mengajak ku kesebuah café
yang tidak pernah aku tau sebelumnya.di salah satu tempat duduk terdapat
seorang perempuan yang aku ketahui telah membuat hatiku hancur dan merusak kebahagianku.Debo
terus menggenggam tanganku erat sampai akhirnya aku dan Debo berada didepan
perempuan itu.
“owh cewek nih
lagi!mau ngasih tau aku udah jadian ama dia dan nunjukin cewek baru kamu!”
ujarku ketus
“NGGAK IFY!!!!” ucap
Debo yang mulai geram dengan tingkahku
“Ify,aku beneran
temennya Debo!Debo itu sayang banget sama kamu!” ucap perempuan itu
“aku perlu bukti untuk
yakinin aku bahwa Debo beneran sayang sama aku!” ujarku sinis
“kamu mau bukti?!”
ucap Debo menatapku
“iya!aku mau bukit!”
ucapku balas menatap Debo dengan sinis
“oke kalo itu mau
kamu!aku akan buktiin!ikut aku!” ujar Debo menarikku keluar café
Sesampainya di luar
cafe.Debo berjalan menuju jalan raya.setelah itu Debo berdiri di tengah2 jalan
raya.
“Debo kamu mau
ngapain?!”
“kamu mau buktikan?aku
akan buktiin ke kamu!”
“Debo awas ada
mobil!nanti kamu ketabrak!”
“biarain aku!”
“Debo jangan gila
deh!kamu mau mati apa?!”
“iya aku udah gila!aku
gila karna kamu dan aku mau mati karna kamu!”
“Debo awas!!!!!”
“nggak!!!!IFY I LOVE
YOU!!!AKU SAYANG KAMU!!!!”
“TTTTTTIIIIIIIINNNNNN*anggap
aja suara klakson mobil :D*”
“Debooooooooooooooooo!!!!!”
****************************************************************
International Hospital
Aku dan semua sedang
menunggu di depan ruang IGD.aku menangis di pelukan Sivia.berulang kali aku
menyalahkan diriku sendiri.
“aku bodoh
banget!seharusnya aku gak suruh Debo ngebuktiin apa2!”
“udah lah Fy!kamu gak
salah kok!”
Sedetik kemudian tak
sengaja aku melihat perempuan yang bersama Debo kemarin.duduk sendirian di salah
satu bangku yang tersedian.aku melepas pelukan dari Sivia lalu aku menghampiri
perempuan itu dan duduk di sebelahnya.
“namamu siapa?” ucapku
pada perempuan itu
“namaku Agni!” ucap
perempuan yang bernama Agni itu
Aku langsung memeluk
Agni
“maafin aku ya
Agni!aku udah nuduh kamu yang nggak2!”
“iya aku udah maafin
kamu kok!”
Beberapa saat kemudian
orang yang sedari tadi dinanti muncul dari balik pintu ruang IGD itu.secepat
mungkin aku langsung menghampiri dokter itu.
“gimana keadaan Debo
dok?” ucapku tak sabar
“Debo tidak apa2 cuman
ada beberapa bagian tubuhnya yang luka tapi tidak sampai merusak organ tubuh
bagian dalam!” ucap sang dokter
Aku lega mendengarnya.langsung
saja aku meminta izin kepada dokter itu untuk melihat Debo dan untungnya
diperbolehkan tapi hanya aku yang diperbolehkan masuk.
Aku mendorong pintu
ruang itu.perlahan aku masuk kedalamnya.tampak sosok yang berbalut perban
terbaring lemah diatas kasur perawatan.aku langsung menghampiri sosok itu.ku
genggam tangannya pelan dan menangis dalam diam.setelah itu perlahan mata itu
terbuka dan melihat kearahku.
“Ify?!” ucapnya lemah
“iya aku disini
De?!maafin aku ya?!aku memang bodoh*nggak kok Ify pinter! :D*” ucapku menangis
dipunggung tanganya
“kamu gak salah kok!”
ucapnya masih bisa tersenyum
“jangan ngelakuin hal
bodoh kayak tadi lagi ya?!”
“iya!aku seneng banget
kamu khawatir gini sama aku!”
“loh kok gitu?!”
“karna itu berarti kamu
sayang banget sama aku!”
Aku tersenyum dan
mencium punggung tanganya.
“aku akan selalu
sayang sama kamu!”
Debo tersenyum lalu
perlahan menarik kepalaku.mencium keningku hangat.entah kenapa air mataku jatuh
kembali.Debo mendekapku dan membisakan sesuatu.
“I love you Alyssa
Saufika umari” bisiknya tepat ditelingaku
Aku tersenyum lalu
juga membisikan sesuatu.
“I’m too Andryos
Aryanto!”
***********************************************************************
Setelah kejadian itu
aku selalu percaya pada Debo.aku selalu mendengarkan penjelasan Debo dulu
sebelum mengambil kesimpulan.asalkan Debo jujur aku akan selalu percaya
padanya.dan aku berjanji mulai saat itu aku tak akan buruk sangka lagi kepada
orang dan aku percaya bahwa Debo akan selalu sayang dan cinta denganku.
~END~
ALMADULILLAH
sorry ya kalo lebay kata2 :D
sorry ya cerpennya jelek :D
sorry ya nggak memuaskan :D
sorry ya kalo pengen muntah bacanya :D
and thank you ya udah mau baca cerpen saya ini :D
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label Rio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rio. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 31 Agustus 2013
Sahabat Rinduku by RioStevadit
ini lagu Rio yang baru :)
maaf kalo ada lirik yang salah dan semoga suka :)
Tak pernah kusadari ternyata dibening matamu
Terpancar kelembutan
Tak pernahku bayangkan dibalik getar suaramu
Tersimpan sikap bijak slalu
Bersama kita lewati hari
Suka dukapun kita lalui
Sahabat
Dalam sayangmu kutemukan kedamaian
Bersama kita lewati hari
Rasa seperjuangan kita
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagiaan
Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada
Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat
Bersama kita lewati hari
Suka duka pun kita lalui
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagian
Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada
Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat
Karna cintamu sahabat
Download disini
maaf kalo ada lirik yang salah dan semoga suka :)
Tak pernah kusadari ternyata dibening matamu
Terpancar kelembutan
Tak pernahku bayangkan dibalik getar suaramu
Tersimpan sikap bijak slalu
Bersama kita lewati hari
Suka dukapun kita lalui
Sahabat
Dalam sayangmu kutemukan kedamaian
Bersama kita lewati hari
Rasa seperjuangan kita
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagiaan
Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada
Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat
Bersama kita lewati hari
Suka duka pun kita lalui
Sahabat
Dalam rindumu kutemukan kebahagian
Kini rasanya ku bernafas lega
Karna doa arti yang nyata
Namun masih
Kaulah yang selalu ada
Kini aku salah satu diantara mereka
Yang paling bahagia
Karna doamu
Karna sayangmu
Karna cintamu,sahabat
Karna cintamu sahabat
Download disini
Minggu, 04 Agustus 2013
Rio tanding basket
hy2 :D
udah lama ya nggak ngerusuh diblog ini :D
oke ini ada beberapa foto pacar saya yang lagi tanding basket disekolahnya ;;) :D
semoga bermanfaat ya :)
photo's by : @riorio24
udah lama ya nggak ngerusuh diblog ini :D
oke ini ada beberapa foto pacar saya yang lagi tanding basket disekolahnya ;;) :D
semoga bermanfaat ya :)
photo's by : @riorio24
Minggu, 30 Juni 2013
Temani Aku by Riostevadit
ini lagu ciptaan Rio sendiri :)
semoga suka dan semoga Rio bisa rekaman dengan lagu ini O:)
Hari berlalu,bulan berlalu,tahun pun berlalu
Lambangkan segala rasa resah yang ada
Pada orang yang sama
Temani aku rasakan cinta
Hati resah...oow
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah....dimana
Atau hanya angan yang kan menyiksa
Meski perlahan tapi pasti...oh
Kujatuh cinta padamu
Temani aku rasakan cinta
Andai kau tau
ku memendam rasa
Tiada sulit dimengerti
Temani aku rasakan cinta
Hatiku reseh
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah dimana
Rasakan cinta
soundcloud
Download
semoga suka dan semoga Rio bisa rekaman dengan lagu ini O:)
Hari berlalu,bulan berlalu,tahun pun berlalu
Lambangkan segala rasa resah yang ada
Pada orang yang sama
Temani aku rasakan cinta
Hati resah...oow
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah....dimana
Atau hanya angan yang kan menyiksa
Meski perlahan tapi pasti...oh
Kujatuh cinta padamu
Temani aku rasakan cinta
Andai kau tau
ku memendam rasa
Tiada sulit dimengerti
Temani aku rasakan cinta
Hatiku reseh
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah
Temani aku rasakan rindu
Hatiku gelisah dimana
Rasakan cinta
soundcloud
Download
Jumat, 29 Maret 2013
Ice Cream! (cerpen)
hy! :)
saya datang lagi membawa lagi2 cerpen! :D yang menurut saya lumayan lah gak tau kalo orang lain ya! :D
oke tanpa banyak basa basi dan banyak bacot langsung aja ya!
semoga suka! :)
saya datang lagi membawa lagi2 cerpen! :D yang menurut saya lumayan lah gak tau kalo orang lain ya! :D
oke tanpa banyak basa basi dan banyak bacot langsung aja ya!
semoga suka! :)
Hospital
Berbagai aktifitas telihat jelas
disalah satu rumah sakit terbesar di Bengkulu.tidak ada satu orangpun tidak
beraktifitas disana semua melalukan aktifitas mereka masing2.bau obat2 langsung
menyapa ketika masuk ke rumah sakit itu.lantai2 itu menampakan berbagai macam
jejak kaki.
Disalah satu kamar perawatan di
rumah sakit itu tampak sosok laki2 berbaju pasien dan dengan selang infus
ditangan sedang duduk diam diatas kasur perawatannya.memandangi sekitarnya
dengan bosan.tak ada satu orangpun yang ada dikamar itu kecuali dirinya
sendiri.”Tn.Mario Haling”itulah tulisan yang terdapat dipapan identitas
pasien.Rio merasa sangat bosan berada dikamar ini.ia ingin pulang tapi belum
diperbolehkan.sedangkan dikamar ini tidak ada satu orangpun yang bisa diajak
mengobrol.kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaan mereka masing2.teman2nya
sedang berada disekolah.Rio terdiam sejenak memikirkan sesuatu apa yang bisa membuat dia tidak bosan.sedetik
kemudian senyum tercetak diwajahnya.Rio bangkit dari posisi duduknya lalu turun
dari kasurnya perlahan ia mendorong tiang infus lalu keluar dari kamar
perawatanya.ketika sampai di luar kamar Rio mengeluarkan kepalanya terlebih
dahulu,memastikan bahwa tidak ada suster ataupun dokter yang memergokinnya keluar
kamar dan memaksanya untuk tetap berada di kamar yang membosankan itu.setelah
memastikan tidak ada suster ataupun dokter Rio mendurung pelan tiang infusnya
dan pergi ke taman rumah sakit.
Seorang perempuan duduk sendirian
di depan sebuah ruangan di rumah sakit.ia mulai kelihatan merasa bosan.beberapa
saat kemudian perempuan itu berdiri lalu pergi dari tempat itu.
Hospital garden
Rio
duduk merenung di salah satu kursi taman sambil memandangi seorang pasien yang sedang
bercengkrama dengan orang taunya.Rio terus
memandangi pasien itu dengan tatapan sedih.
“coba aja gw bisa kayak anak itu ya?!” ucap
Rio
“minimal papa atau gak mama!” ucap Rio
kembali
“ini nggak!malah sibuk sama kerjaannya!anak
sendiri yang sakit gak ditemenin!” ucap Rio kesal
Seorang peremuan menghampiri Rio
“boleh aku duduk di sini?” ucap perempuan
itu
Rio melihat perempuan itu sekilas lalu
mengangguk.perempuan itu pun duduk
“kayaknya kamu lagi bad mood ya?” ucap
perempuan itu kembali
Rio hanya diam
“kalo aku lagi bad mood biasanya aku makan
ice cream!”
“.........”
“mau ice cream gak?kebetulan aku masih punya
ice cream!belum dimakan kok masih utuh!”
Lalu perempuan itu memberikan ice creamnya
kepada Rio.Rio melihat ice cream itu.
“buat aku?” ucap Rio menunjukan ke arah
dirinya
“iya!lagian juga aku udah makan kok!jadi
ambil aja!” ujar perempuan itu tersenyum
Perlahan Rio mengambil ice cream itu lalu tersenyum kearah perempuan
itu
“makasih!”
“Sama2!semoga aja mood kamu balik lagi ya?”
Rio pun memakan ice cream itu
“Rin!” panggil seseorang
Rio dan perempuan itu menoleh
“ayo,dokter Alvin sudah
menunggu!pemeriksaanya mau dimulai!” ujara seorang laki2 dewasa
“iya pa bentar!” saut perempuan itu kepada orang yang
ternyata sang ayah
“aku pergi dulu ya?ice creamnya abisin biar gak bad mood
lagi oke!” ucap perempuan itu pada Rio
Rio hanya mengangguk.perempuan itu pergi menuju sang
ayah.dirangkulnya perempuan itu oleh sang ayah.ketika berjalan perempuan itu
melihat kearah Rio dan tersenyum.Rio membalasnya.
**************************************************************
Beberapa hari kemudian
Rio
hari ini sudah diperbolehkan pulang oleh dokter.seperti biasa dikamar
perawatannya cuman ada Rio seorang.papanya sibuk mengurus administrasi
sedangkan mamanya menunggu di rumah.Rio
sudah berganti pakaian sekarang yang semula baju rumah sakit kini berganti dangan
bajunya sendiri.barang2nya pun sudah tertata rapi diatas sofa dan siap untuk
segera dibawa pulang.tak ada lagi selang infus yang tertancap dipunggung
tangannya.rasa bosan itu hinggap kembali membuat tubuh itu bergerak kesana
kemari.tak ada yang bisa dilakukan Rio selain mondar-mandir tak jelas dan
menatap sekelilingnya saja.akhirnya Rio memutuskan untuk keluar dan pergi
ketaman rumah sakit.
Hospital garden
Rio
duduk diam di salah satu kursi.ia memandangi sekelilingnya.entah mengapa ia tak
bosan berada di tempat ini meskipun sendirian.sesekali senyum tercetak ketika
melihat beberapa anak kecil sedang bermain di taman ini.
“bad mood lagi?” ucap seseorang
Rio menoleh kesumber suara.tampak perempuan yang beberapa hari lalu memberikan ice cream kepada Rio
tersenyum kearahnya.
“eh kamu!” ucap Rio tersenyum
“hy!” ucap perempuan itu duduk disamping Rio
“hy juga!nggak kok!”
“terus ngapain disini sendirian?mau aku kasih ice cream
lagi?”
“emang kamu ada ice cream?”
“nggak!hehehe :D”
Rio tertawa kecil
“aku cuman mau nikmati hari terakhirku di taman ini!”
“kamu mau pulang ya?”
“iya!dokter udah ngizinin aku pulang!kamu kapan pulangnya?”
“nggak tau kapan!mungkin masih lama!”
Rio dan peremuan itu pun diam
“eh dari pertama kali kita ketemu kita belum kenalan loh!”
“oh iya ya!aduh sampe
lupa!”
“Rio!”
“aku Ririn!”
“wah nama kita sama ya!RI,apa kita jodoh ya? :D*amin amin
amin!!!! :D*”
“hahahaha :D!apaan sih?!*padahal aminin tuh! :D*”
mereka berdua pun larut dalam
obrolan seru.sesekali obrolan mereka diselingi dengan tawa.sepertinya Rio mulai
cocok dengan perempuan ini.ditengah obrolan seru mereka tiba2 ponsel Rio
berbunyi dan terlihat dilayar ponselnya terdapat tulisan “papa” dengan malasnya
Rio mengangkat panggilan itu
“hallo!” ucap Rio
“kamu dimana?” ucap sang ayah disebrang sana
“di taman rumah sakit!”
“Ngapain disana?cepat kembali kekamar!kita mau pulang nih!”
“iya!aku kesana!”
Tanpa menunggu jawaban sang ayah Rio langsung memutuskan
panggilan itu!
“Siapa?” ucap Ririn
“papaku!dia nyuruh aku balik kekamar katanya mau pulang!”
ucap Rio berdiri
“owh gitu!”
“ya udah aku pergi ya!”
“iya ati2 ya!”
“oke!”
Ketika ingin melangkah Rio teringat sesuatu yang membuat
langkanya terhenti.
“oya boleh minta nomor hpmu gak?!
“buat apa?”
“buat ngantri beras :D!ya buat kontak lah!”
“owh hehehe :D! Sini hpmu!”
Rio memberikan ponsenya lalu Ririn menekan beberapa
nomor.setelah selesai ia berikan ponsel itu kepada pemiliknya
“sip!nanti aku telpon ya?!”
Ririn hanya mengangguk
“oya!semoga cepat sembuh dan cepat pulang ya!”
Ririn hanya tersenyum simpul mendengar ucapan Rio barusan
***********************************************************
Sejak
saat itu Rio dan Ririn menjadi dekat.Rio sering mengunjungi Ririn di rumah
sakit.sebenarnya Rio heran kenapa Ririn selalu masuk rumah sakit dan apa
penyakit yang di deritanya hingga selalu masuk rumah sakit.suatu saat Rio
pernah mencoba bertanya pada Ririn penyakit apa yang dideritanya Ririn menjawab
sembari tersenyum”suatu saat nanti kamu pasti tau!”setelah itu Rio diam dan
tidak pernah bertanya pertanyaan yang sama lagi.
********************************************************
Room Dr.Alvin
Tampak
2 orang laki2 sedang duduk berhadapan.yang satu memakai jas berwarna hitam dan
yang satu memakain jas berwarna putih.Gabriel dan Alvin membicarakan sesuatu
yang bisa ditebak dari raut wajah mereka.raut keseriusan.
“bagaimana?” ucap Gabriel tak sabar
Alvin menghembuskan nafasnya berat.lalu menggelengkan
kepalanya pelan.
“tubuhnya sudah terlalu lemah untuk menghadapi kanker itu!”
ujar Alvin
Gabriel tertunduk.tak rasa air mata itupun jatuh.
“maaf Yel aku tidak bisa membantu banyak!kanker itu semakin
kuat sedangkan tubuhnya semakin lemah!”
“tak apa!dari dulu aku sudah diberitahukan hal ini
kan!ketika kanker itu semakin kuat sedangkan tubuh anakku semakin lemah aku
harus ikhlas dengan semua yang akan terjadi walau hatiku tak pernah rela!”
“kamu harus kuat Yel!didepan anakmu kamu tidak boleh
sedih!anakmu butuh kekuatan dari ayahnya!”
Air mata Gabriel terus meluncur bebas dari kelopak matanya.
“aku yakin semua ini adalah yang terbaik dari Tuhan untuk
anakmu!”
“iya!terima kasih Vin kamu sudah berusaha keras untuk
mengobati anakku!”
“iya sama2!aku sudah menganggap anakmu sebagai anakku
sendiri!”
Gabriel menghapus air matanya lalu berpamitan kepada Alvin dan pergi dari ruangan Alvin.Alvin menatap punggung kokoh itu dengan tatapan sedih sampai akhirnya punggung kokoh itu pun menghilang di balik pintu.
Gabriel menghapus air matanya lalu berpamitan kepada Alvin dan pergi dari ruangan Alvin.Alvin menatap punggung kokoh itu dengan tatapan sedih sampai akhirnya punggung kokoh itu pun menghilang di balik pintu.
**********************************************************
Rio’s home
Rio
duduk dibalkon rumahnya sambil menikmati
sekotak ice cream.ia sedang kesal dengan sang ayah karena ayahnya sudah
berjanji hari ini akan mengantarkannya membeli gitar baru tapi sekali lagi
karena kesibukannya janji itu akhirnya dibatalkan.ketika sedang asik menikmati
ice creamnya ponsel Rio yang ada diatas meja berbunyi Rio pun langsung
mengambil ponselnya lalu melihat nama yang ada dilayar terdapat nama”mrs.ice
cream_Ririn”Rio meletakan ice creamnya lalu mengangkat panggilan itu
“hallo!ada apa Rin?” ucap Rio
“kamu bisa bawain ice cream untuk aku?” ucap Ririn
“oh bisa kok!kamu masih di rumah sakit kan?”
“iya aku masih ada di rumah sakit!”
“oke!20 menitan lagi aku sampai ya?’
“iya makasih ya Ri :)!”
“oke ;) bye!
“bye!”
Setelah
panggilan itu putus Rio langung mengambil kunci mobilnya lalu pergi tidak lupa
Rio berhenti di sebuah mini market untuk membeli 2 kotak kecil ice cream.ketika
sampai di rumah sakit,Rio langsung bergegas ke kamar perawatan Ririn.
“Ririn ini aku ud.....!” ucap Rio terhenti ketika melihat
tak ada siapapun disana
“loh Ririn kemana?”
“Ririn?!”
Tak ada jawaban
“gw telpon aja kali ya?!”
Lalu Rio mengeluarkam ponselnya dari saku celananya.ia
menekan tombol 2 untuk mengubungkannya ke orang yang dituju.
“kamu di mana?aku cari di kamar kamu gak ada?”
“aku di taman!ditempat duduk pertama kali kita ketemu!”
“oke!aku kesana jangan kemana-mana ya!”
Rio langsung keluar dari kamar
perawatan itu lalu pergi ke taman rumah sakit.sesampainya di taman Rio langsung
melihat ke arah salah satu tempat duduk di taman itu.tampak seorang perempuan
berbaju rumah sakit sedang duduk membelakangi Rio.Rio langsung menghampiri
tempat duduk itu.
“Ririn?!” panggil Rio duduk di samping Ririn
Ririn pun menoleh ke arah Rio.tampak raut wajahnya
pucat.Ririn tersenyum.
“kok muka kamu pucat sih Rin?!kamu masih sakit?!” ucap Rio
sedikit panik
“aku gak papa kok!” ucap Ririn tersenyum
“beneran?”
“iya Rio!aku nggak papa!”
“ya udah deh!nih ice creamnya!”
Rio memberikan satu kotak kecil ice cream pada Ririn dan
satunya lagi untuk dirinya sendiri.
“makasih! :)”
“iya sama2! :)”
Mereka memakan ice cream mereka
masing2.sesekali mereka bercengkrama sambil tertawa.sesaat kemudian Ririn
merasakan tubuhnya semakin lemas.ia lantas menjatuhkan kepalanya ke pundak
Rio.Rio yang merasakan berat dipundaknya langsung melihat kepundaknya.
“kamu kenapa Rin?” ucap Rio
“nggak papa!aku boleh pinjam pundak kamu kan?” ucap Ririn
dengan suara yang semakin mengecil
“ya boleh lah!” ucap Rio tersenyum
Cukup
lama Rio biarkan pundaknya dipinjam Ririn dan tak ada satu katapun yang keluar
dari mulut mereka.Rio masih sibuk memakan ice creamnya sedangkan
Ririn........tanpa Rio sadari nafas Ririn mulai tak teratur,dadanya sesak.kepalanya
pusing,dan darah segar keluar dari hidungnya.perlahan mata itu tertutup seiring
dengan jatuhnya kotak ice cream yang ada ditangannya.Rio yang melihat kotak ice
cream itu tiba2 jatuh heran.
“loh,kok ice creamnya di jatuhin sih?”
“......”
“Rin?!Ririn?!”
“......”
Rio yang merasa panggilannya tak
dijawab segera mengangkat pelan kepala Ririn dari pundaknya.betapa kagetnya Rio
ketika melihat darah segar keluar dari hidung Ririn.
“ya Tuhan Ririn!” ujap Rio memukul pelan pipi Riri
Berulangkali Rio lakukan hal yang sama tapi hasilnya nihil.Rio langsung mengangkat tubuh itu masuk ke dalam rumah sakit.
Berulangkali Rio lakukan hal yang sama tapi hasilnya nihil.Rio langsung mengangkat tubuh itu masuk ke dalam rumah sakit.
*************************************************************
Pemakaman umum
Semua
orang sudah berlalu dari tempat itu hanya ada 2 orang laki2 yang berpakaian
serba hitam di sana.Gabriel menghampiri Rio yang berdiri mematung di samping
gundukan tanah yang masih basah.
“kamu yang bernama Rio?” “ucap Gabriel yang sudah berada di
samping Rio
Rio melihat ke arah Gabriel sebentar lalu menggangguk.
“saya Gabriel papanya Ririn*cielah! :D*”
“Ririn banyak cerita tentang kamu!dia bilang kamu teman baru
tapi seperti teman lama untuk dia!”
“dia bilang kamu juga suka ice cream sama seperti dia!”
Gabriel menarik nafas sebelum memulai kata2nya kembali
“dia selama ini mengidap penyakit kanker darah sejak dia
kahir!”
Rio langsung menoleh kearah Gabriel .ia begitu terkejut
mendengar kalimat Gabriel barusan.
“setiap hari dia harus selalu minum obat yang saya tau pasti
menyakitkan untuk dia!”
“setiap minggu tubuhnya selalu menahan rasa sakit ketika
obat2 kemo itu masuk ke dalam tubuhnya!”
“ditambah lagi dengan fonis dokter tentang hidupnya!”
Mereka terdiam tak ada satu
katapun keluar dari mulut mereka.Gabriel menghapus air matanya yang jatuh
sedangkan Rio masih setia dengan sikap diam dan mematungnya.
“kenapa dia gak pernah kasih tau saya om?” ucap Rio yang
mulai bersuara.
Gabriel tersenyum tipis sambil melihat gundukan tanah itu.
“alasannya sederhana!kasihan!” ucap Gabriel terus menatap
gundukan tanah itu
“dia tidak mau orang lain berteman dengan dia cuman karena
kasihan dia sakit!dia mau orang lain berteman dengan dia karena atas dasar
pertemanan bukan yang lain!dan dia juga tidak mau melihat kamu sedih dengan
penyakitnya!”
“saya bukan teman yang baik untuk dia om!saya teman yang
jahat!”
“kamu salah!kamu adalah teman terbaik dia!saya tau kamu
adalah sumber semangat dia!setiap dia cerita tentang kamu wajahnya selalu
menampakan kebahagiaan dan antusiasnya sangat luar biasa!setiap kali dia tidak
mau minum obat ketika saya bilang nama Rio akhirnya dia mau!apakah itu teman
yang jahat?”
Sekali lagi Rio hanya diam
“tanpa kamu sadari kamu sudah memberikan kebahagiaan yang
luar biasa untuk dia!”
“terima kasih kamu telah menjadi teman terbaik untuk
Ririn.terima kasih kamu telah menjadi penyemangat dia.dan terima kasih kamu
telah menjadi orang terpenting yang ada di saat2 terakhir dia!”
Gabriel menepuk pelan pundak Rio lalu meninggalkan Rio yang
masih tetap dengan posisi mematung.
Sesaat
kemudian Rio bersimpu dihadapan gundukan tanah itu.air mata itu pun akhirnya
tak tahan lagi untuk segera keluar.dengan kepala tertunduk air mata yang sedari
tadi coba ditahan Rio akhirnya jatuh tepat diatas gundukan tanah itu.bersamaan
dengan itu hujan turun seakan mengerti
perasaan Rio dan ikut menangis bersama Rio.
“maaf!” ujar Rio terpejam dan air mata itu terus mengalir
Beberapa saat kemudian
bumi telah berhenti menumpahkan air matanya.Rio masih terdiam disamping gundukan tanah itu dengan baju yang basah.kini air matanya sudah berhenti.Rio memegang nisan yang di depannya sambil menatapnya.
bumi telah berhenti menumpahkan air matanya.Rio masih terdiam disamping gundukan tanah itu dengan baju yang basah.kini air matanya sudah berhenti.Rio memegang nisan yang di depannya sambil menatapnya.
“aku janji aku akan ke sini untuk kamu!kamu nggak akan aku
lupain sampai kapan pun!” ucap Rio lalu berdiri dan melangkah pergi dari sana
_END_
alhamdulillah selesai juga! :D
thank you for reading my story :)
and see you next time! :)
bye muahhhhhhhh! :*
alhamdulillah selesai juga! :D
thank you for reading my story :)
and see you next time! :)
bye muahhhhhhhh! :*
Kamis, 20 Desember 2012
Biodata Rio IC
nama lengkap : Mario Stevano Aditya Haling
nama panggilan : Rio
tempat tanggal lahir : Manado,24 oktober 1997
Agama : kristen protestan
anak ke : 2 dari 2 bersaudara
nama ibu : Amanda Kasengke
nama ayah : Zeth Haling
nama saudara : Marcel Ariyo Wibowo Haling
sifat : baik,jail,manja,lebay tapi lucu
hoby : menyanyi,bermain gitar,berenang,bermain basket,dan baca komik
cita2 : penyanyi
idola : Jason Mraz,Westlife,Debo IC 2,Agni IC 2,dan Bisma sm*sh
sahabat terbaik di IC : Alvin
makanan fav : tinutuan(bubur manado),chitato,kue sus,dan kfc
minuman fav : ice cream dan ultra milk
buah fav : anggur
warna fav : kuning
komik fav : bleach
angka fav : 2,4,11
binatang fav : singa
pelajaran fav : semua pelajaran kecuali b.inggris
binatang peliharaan : anjing(Chow-Chow) dan kura2
binatang yang ditakuti : kecoa
nama panggilan : Rio
tempat tanggal lahir : Manado,24 oktober 1997
Agama : kristen protestan
anak ke : 2 dari 2 bersaudara
nama ibu : Amanda Kasengke
nama ayah : Zeth Haling
nama saudara : Marcel Ariyo Wibowo Haling
sifat : baik,jail,manja,lebay tapi lucu
hoby : menyanyi,bermain gitar,berenang,bermain basket,dan baca komik
cita2 : penyanyi
idola : Jason Mraz,Westlife,Debo IC 2,Agni IC 2,dan Bisma sm*sh
sahabat terbaik di IC : Alvin
makanan fav : tinutuan(bubur manado),chitato,kue sus,dan kfc
minuman fav : ice cream dan ultra milk
buah fav : anggur
warna fav : kuning
komik fav : bleach
angka fav : 2,4,11
binatang fav : singa
pelajaran fav : semua pelajaran kecuali b.inggris
binatang peliharaan : anjing(Chow-Chow) dan kura2
binatang yang ditakuti : kecoa
DARE TO BE RISE
Rabu, 31 Oktober 2012
Maafkan Aku(cerpen)
hy saya datang lagi hohohoho :D
kali ini saya mau posting cerpen yang sempat terbengkalai akibat penyakit males saya kambuh lagi.
yang ini gak pakai part nggak seru!
oke langsung aja ya!
selamat membaca :)
BISMILAH
Hy namaku Alyssa saufika umari kalian cukup
memanggilku dengan sebutan Ify.aku bersekolah di SMA Idola.aku duduk di kelas XI.aku mempunyai sahabat2
yang super duper gokil yaitu Sivia,Shilla dan Angel.mereka sekelas denganku dan
juga rumah mereka berdekatan dengan rumahku.segitu dulu ya info tentang
kehidupanku.,kalo mau lebih jelas ikuti kisahku ya :)
**************************************************************************
SMA Idola
Aku berjalan di koridor sendirian kebetulan
hari ini aku gak bareng ama Sivia,Shilla dan Angel karena aku kesiangan dan
ditinggal deh ama mereka!sahabat macam apa itu?!sahabat sendiri ditinggal!tapi
sudahlah!
Ketika aku berjalan ada seseorang yang
memanggilku dan ternyata itu adalah Debo.dia cowok yang aku suka tapi gak tau
deh dia suka atau gak sama aku!
“ hy,Ify!” sapanya kepadaku sambil tersenyum
manis
Itu lah salah satu yang aku suka dari dia
murah senyum
“hy juga,Debo!” sapaku kembali
“gak bareng ama sahabat2mu?” tanya Debo lembut
“nggak” jawabku santai
“kenapa?” tanyanya lagi
“ mereka ninggalin aku!karena aku telat
bangun! “ jawabku lagi
“owh!ke kelas bareng aku yuk!” tawarnya
“boleh!yuk!” ucapku
Tanpa aku sadari aku pegangan tangan dengan Debo.
*********************************************************************
Kelas X 2
Ketika aku sampai di kelas semua orang
menyorakiku termasuk sahabat2ku
“ehm.......ehm.....ehm......!ada yang
pegangan tangan tuh!” celetuk Shilla
Saat aku mendengar celetukan Shilla tadi.aku
baru sadar kalo aku dari tadi pegangan tangan sama Debo.setelah itu aku langsung melepas pegangan
tanganku.
“udah jadian,Fy?” tanya Angel
“ nggak kok!sapa juga yang jadian!” jawabku
sedikit gugup
“wah,liat tuh!mukanya Ify ama Debo merah!”
celetuk Sivia
“iya tuh!cie......cie......!” goda
Shilla
“apaan sih!” ucapku tertunduk
Setelah itu aku dan Debo langsung pergi ke
tempat duduk masing2
****************************************************************************
Pulang sekolah
Bel pulang sekolah telah berbunyi aku dan sahabat2ku
berjalan dikoridor untuk pulang
“Ify!” panggil seseorang yang tenyata itu
adalah Debo
“eh,Debo!ada apa?” tanyaku pada Debo
“mau pulang bareng gak?” tawarnya
“tapi temen2ku gimana?” tanyaku
“udah mereka biar ama kita aja!” ucap Gabriel-sahabatnya Debo sekaligus
pacarnya Sivia-
“iya!kita juga gak ada yang nebeng kok!” ujar
Rio-sahabat
Debo juga-
“iya!” seru Kiki-sahabat Debo yang lain-
Aku menelihat kearah sahabat2ku.sahabat2ku
hanya mengangguk
“iya deh!aku pulang sama Debo!” ucapku
“ayok!” ajak Debo yang langsung menarik
tanganku
“ayok pulang sayang!” ajak Gabriel pada Sivia
“ayok pulang!” ucap Rio dan Kiki serentak
kepada Shilla dan Angel
Shilla dan Angel hanya mengangguk
****************************************************************
Di parkiran
Debo memberikan helmnya kepadaku aku langsung
memakai helm itu dan langsung naik ke motor warna merah milik Debo.
“gak pulang dulu,gak papa kan?” ujar Debo
Aku hanya menaikkan ke dua alisku tanda”tak
mengerti”.Debo hanya diam dan langsung melajukan motornya membuat aku harus
memeluknya.
“kita mau kemana sih?” tanyaku penasaran
“udah ikut aja!bentar lagi nyampek kok!aku gak
bakalan ngapain2 kamu!” jawab Debo mantap
****************************************************************
Di sebuah taman
Aku dan Debo telah sampai di sebuah taman yang
belum perna aku jumpai sebelumnya.di sini pemandangannya indah sekali!aku
berfikir”ternyata masih ada tempat seindah ini di jakarta!”
“duduk di situ yuk!” ajak Debo
“yuk!” ucapku
Kami pun duduk di sebuah kursi yang telah
tersedia
“indah banget ya pemandanyannya!” ucapku kagum
“iya” ucap Debo singkat
Seketika Debo berlutut di hadapanku sambil
memegang bunga.aku hanya terdiam dan kebingungan tak tau apa yang sedang
dilakukan Debo.
“Fy,dari pertama aku ngeliat kamu aku udah
suka sama kamu!kamu mau gak jadi pacar aku?” tembak Debo
Aku shok.jadi selama ini Debo juga suka sama
aku!
Aku memegang bahu Debo untuk menyuruhnya
segera berdiri.setelah Debo berdiri aku langsung memeluknya.
“aku sayang sama kamu,De!” ucapku
“jadi kamu terima aku donk?!” ucap Debo
Aku hanya mengangguk
“makasih ya,Fy!aku sayang banget sama
kamu!Love you,Fy!” ucap Debo gembira
“iya,De!aku juga sayang banget sama kamu!Love
you too,De”
seruku
“ini bunga buat aku kan?” tanyaku sambil
merebut bunga dari tangan Debo
“iya!itu buat kamu kok!” jawab Debo sambil
tersenyum manis
“wangi ya!” seruku sambil mencium bunga itu
“iya sama kayak aku kan!wangi!” seru Debo PD
“gak ah!kamu tuh gak wangi!kamu tuh bauk!”
candaku
Debo hanya memanyunkan bibirnya
“aduh!aak ganteng jangan ngambek donk!” bujukku
“aku gak ngambek kok!Cuma kesel aja!” ajar
Debo
“yeh!itu mah sama aja atuh!” ucapku
“udah deh!kita pulang yuk!udah mau sore nih!”
ajak Debo
“yuk!” seruku
***********************************************************
Keesokan harinya
Aku terus menelpon Debo tapi gak diangkat.aku
jadi khawatir sms gak di balas telpon gak diangkat.
“aduh!gak diangkat lagi!” ucapku khawatir
“coba lagi deh!” ujarku
“malah dimatiin!” keluhku
“kamu kemana sih,Debo?aku tuh kangen sama kamu!” kataku sambil
menatap luar jendela
“hy!” seru Sivia membuatku kaget
“eh,kamu Vi!” jawabku datar
“kamu kenapa sih,Fy?” tanya Sivia
“aku kangen ama Debo!” jawabku
“yaelah!baru aja tadi pagi gak ketemu!telpon
aja” ujar Sivia
“udah ku telpon tapi gak diangkat!aku sms juga
gak di balas!” ucapku lesu
“mungkin dia ada kesibukan kali!” ucap Sivia
“mungkin!aku takut dia mainin aku!” ujarku
“eh,jangan berfikir kayak gitu!walaupun Debo
itu terkenal di sekolah and
banyak yang suka ama dia tapi dia bukan cowok playboy kok!” ucap Sivia
“semoga apa yang kamu bilang bener ya?!”
ucapku menatap Sivia
“ amin....dari pada bete di rumah mending kita
ke mall!mau gak?” ajak Sivia
“boleh juga tuh!” ucapku
*********************************************************
Di mall
Aku dan Sivia sudah sampai di mall.kami
memasuki satu persatu toko yang ada di mall itu.ketika aku dan Sivia melewati
salah satu restoran,aku melihat seseorang yang tak asing lagi dan aku yakin itu
adalah Debo.
“i.......itu!!!!!” ucapku sambil menunjuk ke
restoran itu
“ada apaan sih,Fy?” tanya Sivia heran melihat
tingkahku
“i......itu Debo kan?” ucapku terbatah2
“mana?” tanya Sivia
“itu!yang lagi makan sama cewek!” jawabku
“wah,iya!” ujar Sivia
“aku samperin dia!” ucapku dengan emosi yang
mulai memuncak
“eh,eh jangan,Fy!” cegah Sivia
“kenapa,Vi?aku mau nyamperin dia!” tanyaku
“ya mungkin aja itu adek atau kakaknya!” ucap
Sivia
“dia gak punya kakak atau adek!” ucapku emosi
“ya mungkin itu sepupunya!” ucap Sivia kembali
“dia gak punya sepupu cewek!” ujarku kesal
Aku pun langsung menuju restoran itu.
“aku harus kasih tau Shilla ama Angel nih!”
ucap Sivia mengeluarkan hpnya
“Ify tunggu!” teriak Sivia yang langsung
mengejarku
Ketika aku sampai di restoran itu aku langsung
memukul meja dan membuat Debo dan cewek itu kaget.
“bagus ya telpon gak di angkat sms gak di
balas jadi sama cewek lain!baru sehari jadian udah kayak gini!giman udah
bertahun2 hah?!” ucapku panjang lebar
“Ify aku bisa jelasin semuanya!” ucap Debo
kaget
“gak ada yang perlu di jelasin lagi!semua ini
udah jelas!mulai sekarang kita putus dan gak ada hubungan apa2 lagi!” ucapku marah
“dan
satu lagi aku kecewa dan benci sama kamu!” ucapku lalu mendaratkan tanganku di pipi Debo
dengan kasar.setelah itu aku langsung pergi dari tempat itu
“eh,Ify tunggu!” teriak Sivia yang melihat
sekilas ke arah Debo dan langsung mengejarku
“IFY ,IFY!!!!!!” teriak Debo
Aku mendengar teriakan itu tapi aku terus
berlari.aku terduduk di sudut mall aku tak tau lagi harus lari kemana.aku sudah lelah
“bodoh banget sih aku percaya apa kata
dia!kenapa aku harus suka sih sama dia!?aku benci Debo*aduh jangan benci sama Debo donk Fy! :(*!” seruku sambil menangis
“Ify!” panggil Sivia
“Sivia!hiks......hiks......hiks!” ucapku dan
langsung memeluk Sivia
“sabar ya,Fy!” ucap Sivia sambil mengelus
pungguku
“aku gak abis pikir ama dia!dia tega gituin
aku!” ujarku sambil terus menangis
“udah,udah!” ucap Sivia menenangkanku
“aku mau pulang!” ucapku sambil melepas
pelukanku
“ya udah,di depan ada Shilla dan Angel” ujar
Sivia
Aku segera berdiri yang di bantu oleh Sivia
karena aku tak bisa berdiri lagi.semuanya lemas
***********************************************************************
Keesokan harinya
Aku berjalan menuju kelasku dengan muka yang
murung dan mata yang agak bengkak karena semalaman menangis.
Saat aku berjalan ada yang memanggil dan
memegang tanganku.aku menoleh ke si pemilik tangan itu dan ternyata adalah
Debo.
“Ify tolong dengerin aku dulu!” ucap Debo
sambil terus memegang tanganku
“gak ada yang perlu didengar lagi!” ujarku
sambil terus berusaha melepas genggaman Debo
“tapi........!” ucap Debo yang terpotong oleh
bunyi bel
“aku mau masuk!” ujarku melepas genggaman Debo
“akhhhhhhhhh!” ujar Debo kesal
Kelas X 2
“gimana bro?” tanya Gabriel
Debo hanya menggeleng
“sabar ya.....kan masih ada jam istirahat”
ucap Rio menepuk pundak Debo
“iya.....mudah2an nanti berhasil ya!” hidur
Kiki
Pelajaran pun di mulai aku sama sekali tak
bisa berkonsenterasi aku terus saja melamun yang ku lamunkan siapa lagi kalo
bukan Debo.aku tersadar dari lamunanku.
“Ify kamu gak boleh kayak gini!kamu harus fokus sama
pelajaran!harus Ify!” ucapku pada diriku sendiri
******************************************************************************
Istirahat
Bel istirahat telah berbunyi semua anak
berhamburan keluar dari kelas.sebagian siswa masih berada di dalam kelas
termasuk aku dan sahabat2ku.Debo mendekatiku aku langsung berdiri dan ingin
pergi dari kelas
tapi lagi2 tanganku di pegang oleh Debo
“Ify,tolong dengarin aku dulu!” ucap Debo
sambil terus memegang tanganku
“lepasin aku ANDRYOS ARYANTO!” ucapku kesal
“aku gak akan lepasin kamu ALYSSA SAUFIKA
UMARI!sebelum kamu dengerin aku!” ujar Debo
“terserah deh!” ucapku pasrah
“cewek kemarin itu sahabat aku!dia tuh bukan
cewek aku,Fy!” jelas Debo
“oya?masa?sepengetahuan aku kamu gak punya
sahabat cewek tuh!” ujarku ketus
“nggak Ify!!!!dia itu
sahabat aku waktu di bandung dan di sini Cuma mau….”
“mau ngerebut kamu
dari aku dan semua itu udah terwujud!”
“NGGAK IFY!!!! ikut
aku”
Debo menarik tanganku
pergi keluar kelas aku berusaha sekuat tenaga untuk lepaskan tanganku dari Debo
“kita mau kemana
sih?sebentar lagi bel masuk!”
Debo memberi isarat kepada
Rio Gabriel dan Kiki yang di ikutin oleh anggukan ke3nya
“heh?!lo taukan apa
artinya…” ucap Gabriel menatap Patton-ketua kelas X 2-sambil memukul meja
“iya tau2” ucap Patton
sang ketua kelas gugup
“bagus!kalo sampai gak
dikasih tau gak ada jalan pulang buat lo!” ujar Rio*wes sadis banget sih yo!
:D* tajam dan diikuti anggukan Gabriel dan Kiki
“aduh!Ify mau dibawa
kemana sih?” ucap Sivia cemas
“udah tenang aja!Debo
Cuma mau ngasih penjelasan sama Ify” ucap Gabriel
****************************************************************************
Café pelangi*hahahaha
:D lucu amat tuh nama café :D*
Debo mengajak ku kesebuah café
yang tidak pernah aku tau sebelumnya.di salah satu tempat duduk terdapat
seorang perempuan yang aku ketahui telah membuat hatiku hancur dan merusak kebahagianku.Debo
terus menggenggam tanganku erat sampai akhirnya aku dan Debo berada didepan
perempuan itu.
“owh cewek nih
lagi!mau ngasih tau aku udah jadian ama dia dan nunjukin cewek baru kamu!”
ujarku ketus
“NGGAK IFY!!!!” ucap
Debo yang mulai geram dengan tingkahku
“Ify,aku beneran
temennya Debo!Debo itu sayang banget sama kamu!” ucap perempuan itu
“aku perlu bukti untuk
yakinin aku bahwa Debo beneran sayang sama aku!” ujarku sinis
“kamu mau bukti?!”
ucap Debo menatapku
“iya!aku mau bukit!”
ucapku balas menatap Debo dengan sinis
“oke kalo itu mau
kamu!aku akan buktiin!ikut aku!” ujar Debo menarikku keluar café
Sesampainya di luar
cafe.Debo berjalan menuju jalan raya.setelah itu Debo berdiri di tengah2 jalan
raya.
“Debo kamu mau
ngapain?!”
“kamu mau buktikan?aku
akan buktiin ke kamu!”
“Debo awas ada
mobil!nanti kamu ketabrak!”
“biarain aku!”
“Debo jangan gila
deh!kamu mau mati apa?!”
“iya aku udah gila!aku
gila karna kamu dan aku mau mati karna kamu!”
“Debo awas!!!!!”
“nggak!!!!IFY I LOVE
YOU!!!AKU SAYANG KAMU!!!!”
“TTTTTTIIIIIIIINNNNNN*anggap
aja suara klakson mobil :D*”
“Debooooooooooooooooo!!!!!”
****************************************************************
International Hospital
Aku dan semua sedang
menunggu di depan ruang IGD.aku menangis di pelukan Sivia.berulang kali aku
menyalahkan diriku sendiri.
“aku bodoh
banget!seharusnya aku gak suruh Debo ngebuktiin apa2!”
“udah lah Fy!kamu gak
salah kok!”
Sedetik kemudian tak
sengaja aku melihat perempuan yang bersama Debo kemarin.duduk sendirian di salah
satu bangku yang tersedian.aku melepas pelukan dari Sivia lalu aku menghampiri
perempuan itu dan duduk di sebelahnya.
“namamu siapa?” ucapku
pada perempuan itu
“namaku Agni!” ucap
perempuan yang bernama Agni itu
Aku langsung memeluk
Agni
“maafin aku ya
Agni!aku udah nuduh kamu yang nggak2!”
“iya aku udah maafin
kamu kok!”
Beberapa saat kemudian
orang yang sedari tadi dinanti muncul dari balik pintu ruang IGD itu.secepat
mungkin aku langsung menghampiri dokter itu.
“gimana keadaan Debo
dok?” ucapku tak sabar
“Debo tidak apa2 cuman
ada beberapa bagian tubuhnya yang luka tapi tidak sampai merusak organ tubuh
bagian dalam!” ucap sang dokter
Aku lega mendengarnya.langsung
saja aku meminta izin kepada dokter itu untuk melihat Debo dan untungnya
diperbolehkan tapi hanya aku yang diperbolehkan masuk.
Aku mendorong pintu
ruang itu.perlahan aku masuk kedalamnya.tampak sosok yang berbalut perban
terbaring lemah diatas kasur perawatan.aku langsung menghampiri sosok itu.ku
genggam tangannya pelan dan menangis dalam diam.setelah itu perlahan mata itu
terbuka dan melihat kearahku.
“Ify?!” ucapnya lemah
“iya aku disini
De?!maafin aku ya?!aku memang bodoh*nggak kok Ify pinter! :D*” ucapku menangis
dipunggung tanganya
“kamu gak salah kok!”
ucapnya masih bisa tersenyum
“jangan ngelakuin hal
bodoh kayak tadi lagi ya?!”
“iya!aku seneng banget
kamu khawatir gini sama aku!”
“loh kok gitu?!”
“karna itu berarti kamu
sayang banget sama aku!”
Aku tersenyum dan
mencium punggung tanganya.
“aku akan selalu
sayang sama kamu!”
Debo tersenyum lalu
perlahan menarik kepalaku.mencium keningku hangat.entah kenapa air mataku jatuh
kembali.Debo mendekapku dan membisakan sesuatu.
“I love you Alyssa
Saufika umari” bisiknya tepat ditelingaku
Aku tersenyum lalu
juga membisikan sesuatu.
“I’m too Andryos
Aryanto!”
***********************************************************************
Setelah kejadian itu
aku selalu percaya pada Debo.aku selalu mendengarkan penjelasan Debo dulu
sebelum mengambil kesimpulan.asalkan Debo jujur aku akan selalu percaya
padanya.dan aku berjanji mulai saat itu aku tak akan buruk sangka lagi kepada
orang dan aku percaya bahwa Debo akan selalu sayang dan cinta denganku.
~END~
ALMADULILLAH
sorry ya kalo lebay kata2 :D
sorry ya cerpennya jelek :D
sorry ya nggak memuaskan :D
sorry ya kalo pengen muntah bacanya :D
and thank you ya udah mau baca cerpen saya ini :D
Langganan:
Postingan (Atom)

















